Menjalankan gaya hidup aktif adalah salah satu pilar kesehatan bagi siapa saja, termasuk bagi mereka yang hidup dengan diabetes tipe 1. Namun, aktivitas fisik pada kondisi ini memerlukan perencanaan yang lebih sistematis dibandingkan individu pada umumnya. Tantangan utama yang dihadapi adalah bagaimana menyeimbangkan antara penggunaan glukosa oleh otot dan ketersediaan energi dalam aliran darah agar tetap berada dalam rentang yang aman.
Langkah pertama dalam manajemen aktivitas fisik adalah memahami jenis olahraga yang dilakukan. Olahraga aerobik seperti lari atau bersepeda cenderung menurunkan kadar gula darah dengan cepat, sementara olahraga anaerobik seperti angkat beban terkadang dapat memberikan respons yang berbeda pada tubuh. Oleh karena itu, penting untuk memahami pola respons tubuh pribadi melalui pemantauan sebelum dan sesudah beraktivitas. Dengan literasi yang baik mengenai sinkronisasi energi ini, aktivitas fisik bukan lagi menjadi tantangan, melainkan alat yang kuat untuk memperkuat sistem kardiovaskular dan meningkatkan sensitivitas tubuh terhadap energi secara keseluruhan.

